- Teguhkan Komitmen, Seluruh Pegawai Rutan Ambon Tandatangani Ikrar ZERO HALINAR
- Wakili DPRD Se-Indonesia, Ketua DPRD Maluku Beri Sambutan Dalam Acara Ramah Tamah Retret di Magelang
- Berbagi Kasih, Rutan Ambon Salurkan Bantuan untuk Keluarga Warga Binaan
- Gelar Razia di Rutan Ambon, Plt Karutan : Hasilnya Seluruh Tahanan Nihil dari Narkoba dan HP
- Jaga Stabilitas Kamtib di Rutan, Plt Karutan Ambon Tingkatkan Pengawasan Wartelus
- Majelis Taklim AL Musyawarah Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Bagi - Bagi Takjil ke Masyarakat
- Farhatun Samal Resmi Jabat Sekwan Defenitif DPRD Maluku
- Dukung Program Swasembada Pangan Nasional, Polsek Waisarissa Gelar Kegiatan Panen Daya Jagung di Des
- Fraksi PAN Amanat Persatuan Minta Pinjaman Daerah Harus Adil dan Merata
- Irawadi Dorong Percepatan Akselerasi Pembangunan di Maluku
DPRD DKI Jakarta Kunker ke DPRD Provinsi Maluku

Ambon, MalukuUpdate.com- DPRD Provinsi Maluku menerima kunjungan kerja (Kunker) dari DPRD DKI Jakarta.
Kunker dari wakil rakyat di ibukota negara itu merupakan tindak lanjut dari agenda yang sudah ditetapkan oleh Badan Anggaran (Banggar) maupun Badan Musyawarah.
Agenda tersebut dalam rangka membahas agenda kerja, sekaligus mendapat informasi tentang proses penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) bersama DPRD Maluku.
Baca Lainnya :
- Ikram-Sudarmo Resmi Dapat Rekomendasi PKS di Pilkada Kabupaten Buru0
- Mitan Langka, Komisi II DPRD Maluku Gelar Raker Bersama PT Pertamina0
- BKP-BTR Rayakan Idul Adha Bersama Masyarakat0
- Jubir Pemkot Bantah Pakaian Dinas Pj Wali Kota Rp.400 Juta0
- Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Mercy: Ini Hal Penting yang harus Dipahami Masyarakat0
“Mereka datang kesini hanya meminta informasi sekaligus berdiskusi tentang pembahasan anggaran di DPRD Provinsi Maluku dalam mengurus rakyat Maluku,”ujar Anggota DPRD Maluku, Anos Yeremias kepada wartawan di rumah rakyat, karang panjang, Ambon, Jumat (12/07/2024).
Pertemuan bersama perwakilan Anggota DPRD DKI, dijelaskan Anos dalam proses pembangunan, Maluku terkendala dengan kemampuan keuangan daerah. Hal ini jauh berbeda dibandingkan dengan luas wilayah Maluku yang berciri kepulauan.
Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang didapat juga tergolong kecil, hanya berasal dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Itupun dibagi hasilnya ke kabupaten/kota.
Keuangan daerah yang kecil tidak mampu untuk membiayai seluruh program dan kegiatan di Maluku. Bahkan sampai hari ini, intervensi program dan kegiatan dari pemerintah pusat melalui APBN masih sangat terbatas. Terbukti Masih banyak di infrastruktur seperti jalan dan jembatan, belum dirasakan sepenuhnya, terkhususnya di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.
Apalagi saat ini Maluku sementara berada dalam situasi yang tidak baik-baik saja, dikarenakan banyak infrastruktur penunjang ekonomi rusak akibat cuaca ekstrem.
“Banyak infrastruktur penunjang ekonomi rusak, banyak jalan yang longsor, banyak jembatan yang patah, demikian juga beberapa kecamatan juga terisolir bukan karena belum ada akses, ada akses tetapi semua pada putus, sehingga dibutuhkan anggaran yang cukup. Kedepan diharapkan pemerintah yang dibentuk di masa mendatang, mestinya jelih dan lihat ini,”tuturnya.
Anos berharap melalui pertemuan ini ada dampak positif, dalam hal keuangan daerah maupun pembangunan di Maluku.
“DKI juga dengan masalah yang kompleks, tetapi karena kekuatan atau anggaran mereka begitu besar, sehingga mereka sanggup dan mampu membiayai setiap program untuk kepentingan rakyat di DKI. Dari hal itu ada saling tukar menukar informasi, sehingga apa yang menjadi kendala Maluku dapat teratasi,”pungkasnya. (**)











